Showing posts with label Kumpulan Doa. Show all posts
Showing posts with label Kumpulan Doa. Show all posts

Bacaan : Doa Sesudah Sholat Dhuha - Arab-Latin-Arti & Manfaatnya

Assalamuallaikum

Sholat dhuha merupakan salah satu sholat sunnah yang dianjurkan oleh Allah dan Rasulullah SAW yang dilaksanakan pada waktu dhuha (pagi hingga menjelang siang hari) yaitu ketika matahari mulai naik kurang lebih tujuh hasta atau setelah sempurna bulatannya hingga menjelang dzuhur.

Bacaan Doa Qunut Subuh dan Witir Ramadhan Arab Latin Artinya

Berikut adalah bacaan doa qunut untuk dibaca pada saat shalat subuh maupun witir.
Pembacaan doa qunut subuh dibaca oleh imam jika berjamaah dan makmum menjawab Amin, namun jika shalat sendiri ya tentu dibacanya sendiri.
Adapun pembacaan doa qunut ini waktu shalat subuh adalah pada rakaat kedua setelah i'tidal, dan masih dalam keadaan/posisi berdiri, kemudian mengangkat tangan dan dibawah ini bacaan untuk qunut subuh dan witir arab, latin dan terjemahannya.

Bacaan Arab :
اللَّهُمَّ اهْدِنِى فِيمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِى فِيمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِى فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِى فِيمَا أَعْطَيْتَ وَقِنِى شَرَّ مَا قَضَيْتَ فَإِنَّكَ تَقْضِى وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَإِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ
Bacaan Latin : 
Allahummahdiini fiiman hadait, wa’aafini fiiman ‘afait, watawallanii fiiman tawallait, wabaarik lii fiima a’thait, waqinii syarrama qadlait, fainnaka taqdhi walaa yuqdho ‘alaik, wainnahu laa yadzillu man waalait, tabaarakta rabbana wata’aalait.

Artinya :
(Ya Allah, berilah aku petunjuk di antara orang-orang yang Engkau beri petunjuk, dan berilah aku keselamatan di antara orang-orang yang telah Engkau beri keselamatan, uruslah diriku di antara orang-orang yang telah Engkau urus, berkahilah untukku apa yang telah Engkau berikan kepadaku, lindungilah aku dari keburukan apa yang telah Engkau tetapkan, sesungguhnya Engkau Yang memutuskan dan tidak diputuskan kepadaku, sesungguhnya tidak akan hina orang yang telah Engkau jaga dan Engkau tolong. Engkau Maha Suci dan Maha Tinggi)

Bacaan : Doa Iftitah Umum - Arab-Latin-Arti & Manfaatnya

Doa Iftitah merupakan doa yang dibaca pada awal shalat pada awal rakaat yang pertama baik shalat wajib maupun shalat sunnah, doa ini dibaca Setelah Takbiratul ihram yang pertama, sedangkan keutamaan doa Iftitah ini termasuk pembuka pintu-pintu langit agar doa kita terkabul tentunya.
Dalam sebuah riwayat diceritakan bahwa doa ifititah berawal dari kisah Rasulullah yang sedang melaksanakan sholat berjamaah dengan para sahabatnya.
Ada seorang pria yang membaca serangkaian doa setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca surah Al-Fatihah.
Pria ini membaca dengan sedikit keras sehingga terdengar oleh Rasulullah. Seusai shalat, Rasulullah segera bertanya siapakah gerangan yang membaca doa tadi.
Beliau berkata bahwa doa tersebut membuatnya kagum karena berhasil membuka pintu-pintu langit. Semenjak itulah, doa iftitah menjadi sunnah untuk dibaca di dalam sholat.
Dan doa iftitah ini menjadi salah satu rukun dalam mengerjakan sholat.

Doa Iftitah sendiri ada beragam jenis dan versinya diantaranya adalah :
2. Doa Iftitah Allahumma Baid
3. Doa Iftitah Rabba Jibril
4. Doa Iftitah Tahajud, dan
5. Doa Iftitah pendek

Doa Ifititah Umum merupakan doa iftitah yang dapat dibaca saat melaksanakan shalat sunnah dan wajib. Utamanya adalah doa ifititah ini adalah sunnah Rasulullah SAW.

dan untuk waktu yang luang atau untuk jenis tertentu dapat menggunakan doa iftitah di daftar tersebut diatas.

Berikut adalah Doa Iftitah Rabba Jibril :
Bacaan Arab :

اللهُ اَكْبَرُ كَبِرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَشِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا . اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْااَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ . اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ . لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ اُمِرْتُ وَاَنَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Bacaan Latin :
"Allaahu akbaru Kabiraa Walhamdulillaahi Katsiiraa, Wa Subhaanallaahi Bukratan Wa’ashiilaa, Innii Wajjahtu Wajhiya Lilladzii Fatharas Samaawaati Wal Ardha Haniifan Musliman Wamaa Anaa Minal Musyrikiin. Inna Shalaatii Wa Nusukii Wa Mahyaaya Wa Mamaatii Lillaahi Rabbil ‘Aalamiina. Laa Syariikalahu Wa Bidzaalika Umirtu Wa Ana Minal Muslimiin."
Artinya :
"Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak. Maha Suci Allah pada waktu pagi dan petang.
Sesungguhnya aku hadapkan wajahku kepada Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan atau dalam keadaan tunduk, dan aku bukanlah dari golongan orang-orang yang menyekutukan-Nya.
Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah Tuhan Semesta Alam, yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dengan yang demikian itulah aku diperintahkan. Dan aku adalah termasuk orang-orang muslim (Orang-orang yang berserah diri)."

Terima Kasih Semoga Bermanfaat
Wallahu A'lam Bishawab.

Bacaan : Doa Iftitah Allahumma-Baid - Arab-Latin-Arti & Manfaatnya

Doa Iftitah adalah doa yang dibaca pada awal shalat baik wajib maupun shalat sunnah, doa ini dibaca Setelah Takbiratul ihram yang pertama, sedangkan keutamaan doa Iftitah ini termasuk pembuka pintu-pintu langit agar doa kita terkabul tentunya.
Dalam sebuah riwayat diceritakan bahwa doa ifititah berawal dari kisah Rasulullah yang sedang melaksanakan sholat berjamaah dengan para sahabatnya.
Ada seorang pria yang membaca serangkaian doa setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca surah Al-Fatihah.
Pria ini membaca dengan sedikit keras sehingga terdengar oleh Rasulullah. Seusai shalat, Rasulullah segera bertanya siapakah gerangan yang membaca doa tadi.
Beliau berkata bahwa doa tersebut membuatnya kagum karena berhasil membuka pintu-pintu langit. Semenjak itulah, doa iftitah menjadi sunnah untuk dibaca di dalam sholat.
Dan doa iftitah ini menjadi salah satu rukun dalam mengerjakan sholat.
Doa Iftitah sendiri ada beragam jenis dan versinya diantaranya adalah :
2. Doa Iftitah Allahumma Baid
3. Doa Iftitah Rabba Jibril
4. Doa Iftitah Tahajud, dan
5. Doa Iftitah pendek

Doa Ifititah Allahumma-Baid merupakan doa iftitah yang dapat dibaca saat melaksanakan shalat wajib maupun shalat sunnah, untuk memohon ampunan dan dibersihkan dari segala Dosa.

dan untuk waktu yang luang atau untuk jenis tertentu dapat menggunakan doa iftitah di daftar tersebut diatas.

Berikut adalah Doa Iftitah Rabba Jibril :

Bacaan Arab :
اَللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِى وَبَيْنَ خَطَايَاىَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ . اللَّهُمَّ نَقِّنِى مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ . اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَاىَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

Bacaan Latin :
"Allaahumma Baa’id Bainii Wa Baina Khathaayaaya Kamaa Baa’adta bainal Masyriqi Wal Maghrib. Allaahumma Naqqinii Minal Khathaayaa Kamaa Yunaqqats Tsaubul Abyadlu Minad Danas. Allaahummaghsil Khathaayaaya Bil maa-i Wats Tsalji Wal Barad"

Artinya : 
"Ya Allah, jauhkanlah aku dari kesalahan dan dosa-dosaku sebagaimana engkau jauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, bersihkanlah aku dari kesalahan dan dosa-dosaku sebagaimana bersihnya pakaian putih dari kotoran. Ya Allah cucilah aku dari dosa-dosaku dengan air, salju dan embun."

Terima Kasih Semoga Bermanfaat
Wallahu A'lam Bishawab.

Bacaan : Doa Iftitah Rabba Jibril - Arab-Latin-Arti & Manfaatnya


Doa Iftitah adalah doa yang dibaca pada awal shalat baik wajib maupun shalat sunnah, doa ini dibaca Setelah Takbiratul ihram yang pertama, sedangkan keutamaan doa Iftitah ini termasuk pembuka pintu-pintu langit agar doa kita terkabul tentunya.
Dalam sebuah riwayat diceritakan bahwa doa ifititah berawal dari kisah Rasulullah yang sedang melaksanakan sholat berjamaah dengan para sahabatnya.
Ada seorang pria yang membaca serangkaian doa setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca surah Al-Fatihah.
Pria ini membaca dengan sedikit keras sehingga terdengar oleh Rasulullah. Seusai shalat, Rasulullah segera bertanya siapakah gerangan yang membaca doa tadi.
Beliau berkata bahwa doa tersebut membuatnya kagum karena berhasil membuka pintu-pintu langit. Semenjak itulah, doa iftitah menjadi sunnah untuk dibaca di dalam sholat.
Dan doa iftitah ini menjadi salah satu rukun dalam mengerjakan sholat.

Doa Iftitah sendiri ada beragam jenis dan versinya diantaranya adalah :
1. Doa Iftitah Umum
2. Doa Iftitah Allahumma Baid
3. Doa Iftitah Rabba Jibril
4. Doa Iftitah Tahajud, dan
5. Doa Iftitah pendek

Doa Ifititah Rabba Jibril merupakan doa iftitah yang dapat dibaca saat melaksanakan shalat tahajud. Sebagaimana iftitah yang dibaca oleh Rasulullah ketika mengerjakan sholat Tahajud.

dan untuk waktu yang luang atau untuk jenis tertentu dapat menggunakan doa iftitah di daftar tersebut diatas.

Berikut adalah Doa Iftitah Rabba Jibril :

Bacaan Arab :

اللَّهُمَّ رَبَّ جِبْرِيلَ وَمِيكَائِيلَ وَإِسْرَافِيلَ فَاطِرَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ أَنْتَ تَحْكُمُ بَيْنَ عِبَادِكَ فِيمَا كَانُوا فِيهِ يَخْتَلِفُونَ، اهْدِنِي لِمَا اخْتُلِفَ فِيهِ مِنَ الْحَقِّ بِإِذْنِكَ إِنَّكَ أَنْتَ تَهْدِي مَنْ تَشَاءُ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ
Bacaan Latin :
"Allahumma Rabba Jibriilaa Wa Miikaaiila, Wa Israafiila Faa Thirassama Waati Wal Ardhi, ‘Aalimalghoibi Wasyahaadati Anta Tahkumu Baina ‘Ibaadika Fiimaa Kaanuu Fiihi Yakhtalifuuna. Ihdinii Limaakh Tulifa Fiihi Minal Haqqi Bi Idznika Innaka Tahdii Mantasyaa‘u Ilashiraathimmustaqiim."

Artinya :
"Ya Allah, Tuhannya Jibril, Mikail, dan Israfil. Sebagai Pencipta langit dan bumi. Yang Maha Mengetahui yaitu Mengetahui yang gaib dan yang nampak.
Ya Allah, yang memutuskan diantara hamba-Mu terhadap apa yang mereka pertengkarkan. Berilah petunjuk kepada kami untuk menggapai kebenaran yang diperselisihkan dengan izin-Mu.
Sesungguhnya Engkau Maha Memberi petunjuk kepada siapa saja yang Engkau kehendaki menuju jalan yang lurus."

Terima Kasih Semoga Bermanfaat
Wallahu A'lam Bishawab.

Bacaan : Doa Iftitah Tahajud - Arab-Latin-Arti & Kegunaannya

Doa Iftitah adalah doa yang dibaca pada awal shalat baik wajib maupun shalat sunnah, doa ini dibaca bersamaan dengan Takbiratul ihram yang pertama, sedangkan keutamaan doa Iftitah ini termasuk pembuka pintu-pintu langit agar doa kita terkabul tentunya.
Dalam sebuah riwayat diceritakan bahwa doa ifititah berawal dari kisah Rasulullah yang sedang melaksanakan sholat berjamaah dengan para sahabatnya.
Ada seorang pria yang membaca serangkaian doa setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca surah Al Fatihah.
Pria ini membaca dengan sedikit keras sehingga terdengar oleh Rasulullah. Seusai sholat, Rasulullah segera bertanya siapakah gerangan yang membaca doa tadi.
Beliau berkata bahwa doa tersebut membuatnya kagum karena berhasil membuka pintu-pintu langit. Semenjak itulah, doa iftitah menjadi sunnah untuk dibaca di dalam sholat.
Dan doa iftitah ini menjadi salah satu rukun dalam mengerjakan sholat.

Doa Iftitah sendiri ada beragam jenis dan versinya diantaranya adalah :
1. Doa Iftitah Umum
2. Doa Iftitah Allahumma Baid
3. Doa Iftitah Rabba Jibril
4. Doa Iftitah Tahajud, dan
5. Doa Iftitah pendek

Doa Ifititah Tahajud merupakan doa iftitah yang dapat dibaca saat melaksanakan shalat tahajud. Sebagaimana iftitah yang dibaca oleh Rasulullah ketika mengerjakan sholat Tahajud

Namun jika untuk waktu yang luang atau untuk jenis tertentu dapat menggunakan doa iftitah di daftar tersebut diatas.

Berikut adalah Doa Iftitah Tahajud :

Bacaan Arab :
اَللّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَقَوْلُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ الْحَقُّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ
اَللّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، أَنْتَ إِلٰهِيْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ

Bacaan Latin :
"Allahumma Lakal Hamdu Anta Nuurus Samaa Waa Ti Wal Ardhi Wa Man Fiihini, Walakalhamdu Anta Khaiyimus Samaa Waa Ti Wal Ardhi Wa Man Fiihini, Walakal Hamdu Anta Rabbussamaa Wa Ti Wal Ardhi Wa Man Fiinhi, Antal Hakka, Wawa'dukal Hakka, Wa Khaulukal Hakka, Walikhaa’ukal Hakka, Wal Jannati Hakka, Wannaru Hakka Wassa'attu Hakka"
"Allahumma Laka Aslamtu, Wabika Amantu, Wa'alaika Tawakaltu, Wailaika Anabtu, Wabika Khaatsamtu, Wailaika Khakamtu. Faagfirli Lii Maa Khadamtu Wamaa Akhartu, Wamaa Asrartu Wamaa Aghlanthu, Antalmukhadmu Wa Antal Muuharu, Anta Ilaahii Laa illaa Anta."


Artinya :
"Ya Allah, hanya kepada-Mu segala puji, Engkaulah cahaya langit dan bumi serta sapa saja yang ada di sana. Hanya kepada-Mu segala puji, Engkaulah yang mengatur langit dan bumi serta apa saja yang ada di sana.
Hanya kepada-Mu segala puji, Engkaulah pencipta langit dan bumi serta apa saja yang ada di sana. Engkaulah yang Maha benar, janji-Mu benar, firman-Mu benar, pertemuan dengan-Mu benar. Surga itu benar, neraka itu benar, dan kiamat itu benar.
Ya Allah, hanya kepada-Mu aku berserah diri, hanya kepada-Mu aku beriman, hanya kepada-Mu aku bertawakkal, hanya kepada-Mu aku bertaubat, hanya dengan petunjuk-Mu aku berdebat, hanya kepada-Mu aku memohon keputusan.
Karena itu, ampunilah aku atas kesalahan dan dosa-dosaku yang telah lewat dan yang akan datang, yang kulakukan sembunyi-sembunyi maupun yang kulakukan terang-terangan.
Engkaulah yang paling awal dan yang paling akhir. Engkaulah Tuhanku. Tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau."


Terima Kasih Semoga Bermanfaat
Wallahu A'lam Bishawab.

Bacaan : Doa Iftitah Pendek - Arab-Latin-Arti & Kegunaanya

Doa Iftitah merupakan doa yang dibaca pada awal shalat baik wajib maupun shalat sunnah, doa ini dibaca bersamaan dengan Takbiratul ihram yang pertama, sedangkan keutamaan doa Iftitah ini termasuk pembuka pintu-pintu langit.
Dalam sebuah riwayat diceritakan bahwa doa ifititah berawal dari kisah Rasulullah yang sedang melaksanakan sholat berjamaah dengan para sahabatnya.
Ada seorang pria yang membaca serangkaian doa setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca surah Al Fatihah.
Pria ini membaca dengan sedikit keras sehingga terdengar oleh Rasulullah. Seusai sholat, Rasulullah segera bertanya siapakah gerangan yang membaca doa tadi.
Beliau berkata bahwa doa tersebut membuatnya kagum karena berhasil membuka pintu-pintu langit. Semenjak itulah, doa iftitah menjadi sunnah untuk dibaca di dalam sholat.
Dan doa iftitah ini menjadi salah satu rukun dalam mengerjakan sholat.

Doa Iftitah sendiri ada beragam jenis dan versinya diantaranya adalah :
2. Doa Iftitah Allahumma Baid
3. Doa Iftitah Rabba Jibril
4. Doa Iftitah Tahajud, dan
5. Doa Iftitah pendek

Doa Ifititah pendek merupakan doa iftitah yang dapat dibaca jika khawatir akan terlambat membaca surat Al-Fatihah yang biasanya jika kita menjadi Makmum.
Namun jika untuk waktu yang luang atau untuk jenis tertentu dapat menggunakan doa iftitah di daftar tersebut diatas.

Berikut adalah Doa Iftitah Pendek :

Bacaan Arab :
الْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ
Bacaan Latin :
Alhamdulillaahi Hamdan Katsiiron Thayyiban mubaarakan fiihi

Artinya :
"Segala puji untuk Allah dengan pujian yang banyak, baik dan penuh berkah"
Terima Kasih Semoga Bermanfaat
Wallahu A'lam Bishawab.

Bacaan : Doa Sebelum & Sesudah Tidur - Arab-Latin-Artinya

Doa Sebelum Tidur

Bacaan Arab :
بِسْمِكَ اللّهُمَّ اَحْيَا وَ بِسْمِكَ اَمُوْتُ
Bacaan Latin :
Bismika Allahumma ahyaa wa bismika amuut

Artinya :
"Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup, dan dengan nama-Mu aku mati"

Doa Bangun Tidur

Bacaan Arab :
َلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْرِ
Bacaan Latin :
Alhamdullillahilladzi ahyaanaa bada maa amaatanaa wa ilaihin nushur

Artinya :
"Segala puji bagi-Mu, ya Allah, yang telah menghidupkan kembali diriku setelah kematianku, dan hanya kepada-Nya nantinya kami semua akan dihidupkan kembali"

Manfaat dan Keutamaan Do'a sebelum dan bangun tidur.

Bacaan atau Doa Sebelum & Sesudah Makan - Sesuai Islam

Makan merupakan suatu kenikmatan Rezeki dan Karunia dari Tuhan Allah SWT, dengan makan manusia akan mendapatkan kekuatan dan kesehatan dalam menjalani hidup dan tentu dapat beribadah dengan baik.
Dengan memakan makanan yang baik akan menghasilkan kristal positif dalam tubuh manusia tersebut dan tentunya akan membawa kebahagiaan baik di Dunia dan Akhirat, untuk mendapatkan makanan yang akan berdampak positif bagi tubuh haruslah memilih makanan yang halal lagi baik, tidak memakan makanan yang diharamkan oleh Allah SWT. 
Dan tentunya salah satu pembentuk kristal kebaikan untuk makanan yang akan kita makan adalah dengan Do'a. Do'a yang kita bacakan pada makanan dan minuman akan menghasilkan kristal positif yang baik bagi tubuh.
Berikut adalah bacaan Do'a Sebelum makan :

Bacaan Arab :
اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Bacaan Latin :
“Alaahumma barik lanaa fiimaa razaqtanaa waqinaa ‘adzaa bannar”

Artinya :
“Ya Allah, berkahilah untukku dalam sesuatu yang Engkau rezekikan kepadaku, dan peliharalah aku dari siksa neraka.”

Doa tersebut diatas adalah doa sebelum makan, untuk wilayah Asia khususnya Indonesia yang disebut dengan makan adalah dimana saat akan memakan nasi serta lauk pauknya, namun maksud dari doa sebelum makan tersebut diperuntukan semua jenis makanan yang akan kita makan, baik itu kita akan memakan jenis hidangan yang lain dan sebagainya.
Sedangkan saat bersamaan saat kita makan tentunya sudah tersedia pula air minumnya dimana air minum berfungsi untuk membantu melancarkan saat menelan makanan.
Dimana biasanya minuman seperti air putih biasanya di minum saat setelah selesai makan. Namun sebenarnya doa sebelum makan tersebut sudah mewakili untuk semua hidangan baik makanan dan minuman, namun untuk mendapatkan lebih keberkahan lagi sebaiknya setelah selesai makan dan hendak meminum air putih kita ambil dengan tangan kanan sebelum menempel pada bibir sebaiknya mengucapkan lagi Bismillah, kemudian kita meminumnya.

Sedangkan untuk Do'a Sesudah Makan adalah :

Bacaan Arab :
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْنَ اَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ
Bacaan Latin :
"Alhamdu lillahhil-ladzi ath-amanaa wa saqaana waja'alanaa minal muslimiin"

Artinya :
"Segala puji bagi Allah yang memberi kami makan dan minum serta menjadikan kami memeluk agama islam"

Dan hendaknya dalam makan dan minum tidaklah berlebihan dimana hal yang melampaui batas tidak disukai oleh Allah dan tentunya tidak baik pula untuk diri kita sendiri.
Adapun setelah makan baik dalam keadaan masih duduk maupun berdiri terkadang kita bersendawa keadaan normal bersendawa setelah makan biasanya 1-4 kali, nah saat bersendawa inipun sebaiknya kita mengucapkan "Alhamdulillah". Semoga keberkahan yang besar selalu menyertai kita. Amin Yaa Robbal Alamiin. . .

Terima Kasih
Wallahu A'lam Bishawab